Bedah Onkologi Urologi

Bedah Onkologi Urologi adalah bidang studi yang menjadikan pembedahan sebagai sarana pengobatan utama. Cakupan pengobatannya meliputi tumor adrenal, kanker ginjal, kanker kandung kemih, kanker prostat, kanker testis, kanker penis, kanker pelvis ginjal, karsinoma ureter, sarkoma pelvis, dan tumor urologi lainnya. Bidang ini dapat memberikan diagnosis tumor lengkap, pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dan terapi obat target kepada pasien. Hal ini dapat secara signifikan meningkatkan harapan hidup pasien tumor urologi. Kami juga memiliki pengalaman yang kaya dalam pengobatan komplikasi seperti hidronefrosis yang disebabkan oleh tumor perut lain yang menyerang sistem kemih, menggunakan berbagai jenis stent ureter tumor untuk mengatasi rekanalisis ureter sementara atau permanen.

Bedah Onkologi Urologi

Spesialisasi Medis
Urologi di rumah sakit kami merupakan departemen yang terkenal dan berpengaruh di bidang urologi dan onkologi di Tiongkok. Saat ini, departemen ini telah melakukan dan menguasai teknik diagnosis dan pengobatan penyakit urologi umum dan berbagai penyakit kompleks. Bedah laparoskopi minimal invasif meliputi bedah penghematan nefron untuk karsinoma sel ginjal (retroperitoneal atau transabdominal). Nefrektomi radikal (retroperitoneal atau transabdominal), nefrooureterektomi total, sistektomi total dan diversi urin, adrenalektomi, prostatektomi radikal, diseksi kelenjar getah bening retroperitoneal untuk karsinoma testis, diseksi kelenjar getah bening inguinal untuk karsinoma penis, dan sebagainya. Bedah urologi minimal invasif rutin seperti reseksi transuretral tumor kandung kemih, reseksi transuretral prostat, reseksi laser holmium tumor saluran kemih bagian atas di bawah ureteroskop lunak. Secara rutin melakukan semua jenis operasi tumor saluran kemih yang kompleks, seperti nefrektomi radikal transabdominal dan trombektomi vena cava, sarkoma raksasa dasar panggul, tumor ganas retroperitoneal besar, sistektomi total, dan semua jenis operasi pengalihan urin atau operasi rekonstruksi kandung kemih fungsional.